Cara Sederhana Memenangkan Persaingan Keyword untuk Produk UKM


Salah satu dampak adanya pandemi Covid-19 yaitu terpuruknya sektor ekonomi akibat kebijakan pembatasan di berbagai lini. Pandemi tersebut benar-benar membatasi ruang gerak manusia baik dalam melakukan sosialisasi, transportasi hingga transaksi jual beli. Namun kali ini saya tidak akan membahas lebih jauh tentang dampak pandemi terhadap kehidupan kita.

Oke, itu tadi sedikit tentang pandemi yang cocok menjadi pembuka artikel. Kali ini saya akan membahas tentang strategi atau cara sederhana memenangkan persaingan kata kunci atau keyword di Google untuk produk UKM yang akan berpengaruh pada tingkat penjualan.

Sesuai dengan judul di atas, saya menekankan pada kata “Cara Sederhana” yang berarti memanfaatkan sumber daya seminim mungkin, baik itu dana, tools hingga apa saja yang harus dilakukan. Saya akan mencoba menyelesaikan semuanya dalam satu artikel ini, Insya Allah. Namun satu hal yang perlu diingat, sesederhana apapun sebuah strategi, apabila ingin mendapatkan hasil, maka tetap harus mengeluarkan modal, meskipun kecil.

Bagaimana Cara Memenangkan Persaingan Keyword di Google?

Perlunya Search Engine Optimization.

Sebenarnya judul yang tepat di atas adalah Cara Sederhana Memenangkan Persaingan Keyword untuk Meningkatkan Penjualan Produk UKM, namun demi kepentingan estetika semata, maka saya sedikit pangkas judulnya, mohon maaf.

Hal pertama yang perlu diketahui untuk memenangkan persaingan keyword di google agar dapat meningkatkan penjualan secara online untuk produk-produk UKM adalah memiliki keyword target. Strategi ini akan menjadi percuma apabila ternyata produk anda belum memiliki keyword target.

Sebelum menentukan keyword target, maka ada baiknya untuk melakukan riset pesaing terlebih dahulu. Karena target kompetisi kita ada di Google, maka riset yang kita lakukan juga melalui Google dengan cara mengetikkan keyword yang berhubungan dengan produk anda. Kita ambil contoh produk anda adalah Tas Selempang. Maka keyword Tas Selempang tentunya akan menjadi prioritas, namun yang perlu diingat, pesaing anda untuk keyword yang bersifat general ini adalah seluruh Indonesia, maka diperlukan tenaga dan juga budget extra untuk dapat bersaing dengan produk-produk lain yang menggunakan keyword sama. Lalu bagaimana solusinya apabila kriteria di atas belum dapat dipenuhi? (Budget), maka jawabannya adalah siapkan tenaga, hmmm .

Stey by Step Memenangkan Persaingan di Dunia Maya

Step by Step sederhana.

Oke, kali ini saya akan bahas lebih detail bagaimana cara bersaing dengan produk-produk Tas Selempang lainnya yang ada di Indonesia. Karena dari awal yang saya bahas adalah tentang memenangkan persaingan keyword, maka segala langkah yang dijelaskan berhubungan dengan dunia online.

1. Riset & Analisa Keyword

Lakukan riset dan analisa keyword. Foto: ActiveResourceGroup.com

Hal terpenting dalam memenangkan persaingan keyword adalah melakukan riset terhadap keyword itu sendiri. Ada berbagai cara untuk melakukan riset dan analisa terhadap keyword yang akan kita gunakan seperti menggunakan Google Keyword Planner Tool hingga menggunakan jasa riset keyword yang banyak bertebaran di Forum Online. Namun karena judul dari artikel ini adalah “Cara Sederhana”, maka saya hanya menggunakan insting dan juga mesin pencari Google itu sendiri.

Kembali lagi ke keyword target yaitu Tas Selempang, sudah tentu keyword ini akan digunakan oleh banyak pengusaha Tas Selempang yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan banyak juga yang memiliki budget besar untuk memenangkan persaingan keyword ini, sehingga saran saya adalah lupakan keyword general tersebut dan carilah keyword turunannya.

Ada beberapa cara mencari keyword turunan agar memperkecil tingkat persaingan, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan LSI (Latent Semantic Indexing) keyword memanfaatkan mesin pencari Google. Namun di sini saya lebih suka menggunakan analisa sendiri, karena akan memanfaatkan faktor emosi yang ada pada diri kita. Bagaimana caranya? Simpelnya adalah, posisikan diri anda sebagai seorang pembeli yang ingin mencari produk tas selempang melalui Google, lalu apa yang akan anda ketik? Sudah tentu keyword detail tentang produk tersebut bukan? Seperti contoh: Tas Selempang Asli Lombok, Tas Selempang Bahan Kulit, Tas Selempang Branded, Tas Selempang Harga Grosir, Tas Selempang Khusus Pria dan lain sebagainya. Oke, dengan demikian anda sudah mendapatkan beberapa keyword turunan dari Tas Selempang hanya memanfaatkan insting anda sendiri.

Sudah tentu dari segi traffic / pengunjung yang mencari kata kunci turunan lebih sedikit dibandingkan dengan kata kunci utama, namun dengan demikian, anda sudah mampu memperkecil tingkat persaingan serta mampu mempersempit segmentasi pencarian anda.

2. Keyword on Domain (KOD)

Top Level Domain. Foto: DailyHostNews.Com

Kita ambil contoh keyword Tas Selempang Bahan Kulit, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membeli domain yang mengandung kata kunci tersebut. Saya menyarankan carilah domain TLD (Top Level Domain) dengan ekstensi .com, entah apa alasannya namun menurut saya lebih Google Friendly. Untuk membeli domain dibutuhkan modal di bawah Rp200.000 dan ada banyak provider penyedia domain dan hosting.

Selanjutnya belilah domain yang mengandung kata kunci turunan yang sudah ditentukan tadi, contohnya TasSelempangKulit.Com, TasSelempangBahanKulit.Com dan lain sebagainya (gunakan kreatifitas anda). Setelah itu, aktifkan domain dan hosting tersebut lalu buatlah sebuah website / blog menggunakan platform WordPress. Karena menurut saya WordPress merupakan platform paling powerful hingga saat ini. Oh iya, saya tidak akan menjelaskan bagaimana cara membuat blog ataupun website menggunakan WordPress, karena ada banyak tutorialnya di luar sana.

3. Quality Content

Buatlah konten berkualitas. Foto: TeCake.in

Selanjutnya isi website tersebut dengan konten berkualitas. Bagaimana kriteria konten berkualitas? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

Relevansi Konten

Salah satu kriteria konten berkualitas yaitu relevansi antara konten tersebut dengan kata kunci yang ditarget, dalam hal ini adalah Tas Selempang Kulit. Perlu diperhatikan juga relevansi antara judul dan konten.

Pembuatan konten bisa didasarkan pada target pasar, bahan baku, kelebihan, perbandingan harga dan sebagainya. Sebagai contoh apabila target pasar produk anda adalah se Kota Mataram, maka dalam beberapa artikel usahakan judulnya mengandung kata Kota Mataram seperti contoh Tas Selempang Branded Berbahan Dasar Kulit di Kota Mataram. Ini hanyalah salah satu contoh judul untuk satu artikel anda, dan yang perlu diingat, selain kualitas konten, Google juga memperhatikan kuantitas konten yang ada di blog / website anda.

Panjang Konten

Kriteria yang kedua agar artikel dianggap berkualitas oleh Google adalah panjang konten. Semakin panjang konten tersebut maka akan semakin disukai oleh Google. Usahakan setiap konten memiliki minimal 1.000 kata, artinya apabila jumlah kata dalam satu konten berjumlah lebih dari 1.000 kata maka akan lebih bagus.

Bagaimana cara menghitungnya? Mudah saja, apabila anda mengetik konten di MS. Word maka akan ada jumlah kata di bagian bawah.

Geokeyword

Salah satu cara untuk memenangkan kata kunci adalah dengan cara mempersempit segmentasi pencarian dan salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan menggunakan Geokeyword. Artinya sertakan target pasar produk anda sebagai judul dan konten artikel seperti contoh apabila target pasar anda adalah Kota Mataram dan Denpasar, maka buatlah beberapa artikel yang mengandung keyword wilayah tersebut, seperti contoh: Tas Selempang Berbahan Kulit Asli di Kota Mataram.

Penggunaan Gambar & Video

Selanjutnya yang mempengaruhi kualitas sebuah konten adalah dalam penggunaan gambar ataupun penyertaan video. Sama seperti poin pertama, gambar ataupun video harus memiliki relevansi dengan konten dan sebisa mungkin gunakan foto ataupun video original hasil karya sendiri. Apabila tidak memungkinkan, bisa menggunakan gambar orang lain dengan menyertakan sumbernya. Usahakan sertakan gambar di setiap sub pembahasan dalam konten anda.

Readability & Formatting

Sudah tentu sebuah konten yang baik adalah konten yang enak dibaca. Jadi rasanya sangat percuma membuat sebuah artikel dengan panjang lebih dari 2.000 kata namun asal-asalan, maka hal tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas konten tersebut.

Selain artikel yang enak dibaca, perlu diperhatikan penggunaan tanda baca, heading, sub heading, tanda miring, bold, penomoran dan lain sebagainya. Fitur formatting tersebut sudah ada di platform wordpress.

4. Submit ke Google Webmaster

Apabila tiga step di atas sudah terpenuhi, selanjutnya daftarkan website / blog anda ke Google Webmaster. Caranya tidak saya sertakan di sini karena banyak tutorial bisa anda dapatkan di Google.

5. Simple Link Building

Lakukan link building sederhana. Foto: UpToPromo.co.id

Setelah empat step di atas telah dipenuhi, lalu langkah selanjutnya adalah melakukan aktifitas “Link Building Sederhana“. Mengapa saya tambahkan kata sederhana? Karena yang akan kita lakukan kali ini tidak seribet dan semahal yang kita kira. Bagaimana caranya?

Menjadi Guestpost

Buatlah list blog, website maupun forum yang memperbolehkan kita untuk mengirim artikel dengan menyertakan link. Ada banyak website dan forum yang mengizinkan kita untuk melakukan hal tersebut.

Artikel yang kita kirim memiliki jumlah minimal 500 kata dan usahakan konten di forum / blog yang satu berbeda dengan forum / blog lainnya. Yang perlu diingat adalah, isi konten haruslah berhubungan dengan produk anda dan setiap artikel harus mengandung link ke website utama anda tadi (ex: TasSelempangKulit.Com).

Contoh forum yang bisa menyertakan link antara lain: Kaskus.co.id, Pendidikan.id, Bersosial.id dan masih banyak lagi. Penjelasan lebih lanjut mengenai Guestpost ini nanti akan saya jelaskan di lain kesempatan.

Social Media Share

Jangan lupa untuk melakukan share artikel anda ke akun media sosial yang anda miliki. Namun yang perlu diingat adalah, jangan melakukan SPAM, karena akan sangat mempengaruhi kualitas website / blog anda. Cara agar tidak terdeteksi sebagai SPAM adalah, share link website anda yang berisi tentang artikel informatif mengenai produk anda, bukan langsung promosi jualan, contohnya Kelebihan dan Kekurangan Tas Selempang Berbahan Kulit.

Blogwalking

Ini adalah cara lama namun masih ampuh digunakan, yakni Blogwalking, atau berjalan-jalan ke blog-blog serupa dan berkomentar disertai dengan link website / blog anda. Lakukan dengan rutin dan jangan berlebihan serta usahakan carilah blog-blog yang memuat konten sejenis dengan blog anda.

Internal & Eksternal Link

Nah, salah satu kriteria website / blog berkualitas adalah jumlah internal maupun eksternal link. Hal ini akan sangat mempengaruhi kualitas website / blog anda sehingga akan berpengaruh juga terhadap peringkatnya di Google.

Usahakan sebisa mungkin tiadakan eksternal link, atau link menuju website lain kecuali ke website dengan Authority tinggi seperti Facebook, Google, Youtube, Wikipedia dan lainnya.

Perhatikan juga Internal link atau tautan yang mengaitkan link yang satu ke link lainnya dalam satu website / domain. Apabila dalam sebuah artikel terdapat kata yang berhubungan dengan artikel lain di website anda, maka tautkanlah.

Lakukan step-step di atas secara rutin dan jangan over karena justru akan menurunkan kualitas website / blog anda. Cara mudahnya adalah, lakukan Scheduling untuk aktifitas tersebut. Apabila tahapan-tahapan yang dilakukan sudah benar, maka dalam waktu satu atau dua bulan saja maka keyword yang anda targetkan bisa nangkring di halaman pertama Google.

Oke, itu tadi penjelasan singkat tentang cara sederhana untuk memenangkan persaingan kata kunci khusus untuk produk UKM. Oh iya, carilah referensi lain mengenai cara melakukan link building dan membuat artikel dengan benar.


Like it? Share with your friends!

Bamz

Founder & CEO PT. Inspira Kreasi Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang kreatif dan teknologi. Seorang praktisi dan konsultan Internet Marketing.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *