Tips Bisnis Online Flipping Website Modal Kecil dengan Hasil Memuaskan


Mungkin banyak yang belum pernah mendengar istilah website / domain flipping. Istilah ini adalah salah satu jenis bisnis online yang sudah biasa dijalankan oleh banyak pebisnis online di dunia meskipun di Indonesia masih jarang. Tapi kali ini saya mau mencoba membahas tentang website flipping yang pernah saya jalankan meskipun dengan hasil masih jauh di bawah rata-rata.

Istilah flipping sendiri berasal dari dunia bisnis property, contohnya seorang pebisnis membeli sebuah rumah, kemudian merenovasinya lalu menambahkan beberapa fitur serta interior kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Oke, dari contoh tersebut sudah bisa dibayangkan bagaimana website / domain flipping ini bekerja.

Dalam dunia property seseorang akan membeli sebuah rumah setelah mempertimbangkan beberapa faktor, salah satu faktor terpenting adalah lokasi (lingkungan, keamanan, dll), barulah kemudian dari segi desain serta kelengkapan yang ada di rumah tersebut (interior, exterior, dll) dan yang terakhir adalah dari segi kelengkapan (sertifikat, IMB, dll). Begitupula dengan bisnis Website / Domain flipping, seseorang akan memutuskan untuk membeli setelah melihat beberapa faktor.

Berikut Faktor-Faktor yang Diperhatikan Seorang Pembeli Sebelum Membeli sebuah Website / Domain hasil Flipping.

Beberapa contoh website yang laku terjual dengan harga tinggi di Flippa.com.

1. Nama Domain

Salah satu faktor pendukung yang mempengaruhi semangat seorang pembeli adalah nama domain. Nama domain ini juga berpengaruh pada nilai / harga website yang dijual tersebut. Mengapa demikian? Karena nama domain akan mempengaruhi sisi psikologis calon pembeli. Pertimbangannya antara lain apakah domain tersebut berpotensi menjadi sebuah brand atau tidak, mengandung kata kunci yang ditarget atau tidak atau bahkan persis seperti nama calon pembeli tersebut. Nama domain ini termasuk juga penggunaan ekstensi domain, seperti .com, .net, .org, .id, dll. Oke, saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut tentang ekstensi domain, domain brandable ataupun domain mengandung kata kunci di artikel ini. Insya Allah saya akan bahas di lain waktu.

2. Usia Domain

Kita kembali ke bisnis website / domain flipping, faktor pendukung selanjutnya yaitu usia domain. Sudah tentu domain yang lebih tua dianggap lebih memiliki reputasi dibanding domain yang masih muda. Eiitss, namun itu pemikiran beberapa tahun lalu, kalau sekarang bahkan sebuah website dengan usia domain masih beberapa bulan dapat laku hingga milyaran rupiah.

3. Statistik Website / Domain

Kita lanjut ke faktor selanjutnya yaitu statistik website / domain tersebut. Website dengan jumlah traffic / pengunjung tinggi sudah tentu memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding dengan website dengan traffic rendah. Selain traffic, statistik domain juga berpengaruh bagi nilai jual. Statistik domain yang dimaksud seperti Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA), Total Backlink, Quality Backlink, Spam Score, Alexa Rank dan lain sebagainya. Sudah tentu untuk mendapatkan seluruh statistik di atas dibutuhkan proses yang panjang serta ketekunan.

4. Penghasilan Website

Faktor terakhir yang mempengaruhi minat calon pembeli untuk membeli sebuah website / domain adalah penghasilan website itu sendiri. Seperti kita ketahui bersama, kita bisa mendapatkan uang dari website yang kita miliki melalui program monetize entah itu dalam bentuk Paid Per Click (PPC), Cost per Mile (CPM), Direct Ads dan lain sebagainya. Biasanya pembeli akan membayar website yang kita miliki sebesar 8 hingga 10 kali dari penghasilan website per bulan.

Kembali lagi ke bisnis website / domain flipping yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan sedikit simpel namun butuh ketekunan sehingga website yang saya bangun dapat terjual dalam waktu dua bulan di salah satu platform jual beli domain ternama di dunia yaitu SEDO. Mengapa saya memilih SEDO dibanding Flippa.Com? Alasannya simpel, karena di Flippa.Com ada banyak pesaing, jadi saya mencoba yang lain, hehehe.

Beberapa Tips dan Langkah Awal dalam Memulai Bisnis Website / Domain Flipping

Tingkatkan kualitas website / domain.

Sekali lagi saya ingatkan, sebagus apapun strategi yang dimiliki, namun apabila tidak memiliki ketekunan maka tidak akan membuahkan hasil, karena kunci dari bisnis online adalah tekun.

1. Buat Website Berkelas

Jika dilihat dari judul, kelihatannya susah, padahal cukup simpel, yaitu beli domain yang mengandung kata kunci atau berpotensi brandable. Pemilihan nama domain ini juga sebaiknya sesuai dengan topik yang akan dibahas kecuali kalau kamu punya domain yang brandable. Contoh domain mengandung kata kunci yaitu fashionmurah.com (kata kunci: Fashin Murah) dan contoh domain brandable yaitu bambosi.id (brand: bambosi), hehehe… Ini cuma contoh lhooo.

Setelah domain terbeli jangan lupa untuk menggunakan hosting berkelas dengan harga terjangkau. Untuk pemula seperti saya, bisa memulai dengan paket yang termurah yang bisa didapatkan melalui link ini https://woro.in/YspacU

Setelah domain dan hosting terbeli, install WordPress dan kemudian gunakan theme yang sedikit berkelas, atau bila perlu beli theme premium agar website yang kamu miliki makin bernilai dan menarik.

2. Isi dengan Artikel Original

Sebelumnya, tentukan topik yang akan dibahas dalam website yang telah dibuat. Kalau masih bingung, coba saja dimulai dengan topik yang berhubungan dengan hobi kamu, contohnya motor, maka artikel-artikel yang dimuat haruslah berhubungan dengan motor. Kamu bisa membahas tentang mesin, tentang desain motor, tentang harga dan lain-lain.

Oh iya, kalau kamu ingin mendapatkan hasil penjualan yang lebih maksimal, maka gunakan Bahasa Inggris, karena pasarnya lebih luas dibanding kamu menjual website Bahasa Indonesia. Kalau kesulitan dalam membuat artikel Bahasa Inggris, ada banyak jasa penulis dengan harga murah dan berkualitas kok. Jadi cobalah mencari.

Saran Topik / Niche: Asuransi, Property, Hukum, Kesehatan, Pendidikan

3. Meningkatkan Statistik Website

Oke, lanjut lagi! Setelah website tersebut jadi dan lengkap beserta kontennya, yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah meningkatkan statistik website seperti penjelasan di atas tadi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan statistik DA, PA, Quality Backlinks dan lain sebagainya. Semakin tinggi statistik website kamu maka akan semakin memiliki nilai jual yang tinggi. Lalu caranya bagaimana? Cara termudah yaitu build backlinks, baik gratis ataupun berbayar. Apa itu build backlinks? Sorry, saya tidak akan menjelaskan di sini, ada banyak kok artikel tentang build backlinks di google. Secara simpel build backlink adalah bagaimana agar website-website lain memuat link website kita dengan cara natural maupun dengan trik. Di artikel lain saya akan membahas tentang trik-trik build backlinks.

Salah satu cara kuno namun masih ampuh dalam build backlinks adalah dengan Blogwalking, atau dengan mencari-cari blog atau website yang memiliki topik yang sama dengan website kamu lalu berkomentar dengan menyertakan link website kamu. Namun ingat, isi komentar harus natural, jangan SPAM karena ini justru merusak reputasi website kamu. Sekali lagi, saya akan membahas khusus tentang Blogwalking ini di artikel lain. Kalo gak sabar, banyak jasa build backlink bisa bisa kamu manfaatkan.

Baiklah, mohon maaf apabila artikel di atas kurang lengkap atau masih terlalu cupu untuk dapat dikatakan sebagai artikel bisnis online, namun itu semua berdasarkan pengalaman pribadi. Dari tips di atas, saya mampu menjual beberapa domain setelah melakukan flipping selama dua bulan. Oh iya, mengapa hanya domain yang dijual? Saya juga kurang mengerti, namun pembelinya hanya membutuhkan domain saya.

Salah satu domain yang berhasil saya jual di SEDO.


Like it? Share with your friends!

Bamz

Founder & CEO PT. Inspira Kreasi Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang kreatif dan teknologi. Seorang praktisi dan konsultan Internet Marketing.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *