Bagaimana Cara Mendapatkan Pinjaman Modal untuk Memulai Bisnis?


Ketika seseorang ditanya apakah ingin membuka bisnis, ia akan menjawab ingin sekali. Tetapi ketika ditanya kenapa belum memulainya, maka ia akan menjawab terkendala modal bisnis. Ya, modal bisnis seakan sudah menjadi momok bagi banyak orang ketika ingin memulai usaha. Seakan modal bisnis ini menjadi satu-satunya jalan kesuksesan dalam memulai bisnis.

Tetapi faktanya tidak.

Walaupun begitu, kali ini saya tidak akan membahas penting atau tidak pentingnya modal bisnis (uang). Tetapi, kali ini saya akan sedikit memberikan informasi tentang cara mendapatkan pinjaman modal untuk memulai usaha. Dan semoga saja bagi yang benar-benar serius untuk berwirausaha nantinya bisa segera membuka usahanya setelah mendapatkan pinjaman modal usaha.

Untuk mendapatkan pinjaman modal bisnis sekarang ini susah-susah gampang. Apalagi bagi yang belum punya bisnis dan baru akan merintisnya. Tentu pihak pemberi pinjaman tidak mau serta merta menggelontorkan dananya untuk digunakan sebagai modal bisnis para calon pengusaha. Karena risikonya jelas besar. Kalau bisnis tidak berkembang dan macet, jelas pihak pemberi pinjaman juga dirugikan. Apabila dilihat  dari sisi peminjam pun juga akan pusing bagaimana mengembalikan dana pinjaman sedangkan usahanya tidak berjalan dengan baik.

Semoga saja dengan beberapa tips berikut ini, nantinya Kamu  bisa mendapatkan modal bisnis berapapun itu nilainya. Yang terpenting ialah bagaimana supaya  bisnis bisnis Kamu  bisa berjalan dan berkembang. Sehingga bisa segera balik modal.

Ada beberapa cara yang bisa Kamu lakukan.

1. Mempersiapkan Dengan Matang

Pentingnya membuat bisnis plan

Mencari pinjaman modal bisnis tentu nilainya tidak sedikit. Oleh sebab itu, hal ini bisa digunakan untuk modal awal dan pastinya akan mengeluarkan banyak modal untuk membeli ini itu dan lainnya. Nah, yang pertama perlu Kamu  lakukan ialah mempersiapkan segalanya dengan matang.

Apa yang perlu dipersiapkan?

Tentu yang pertama ialah rencana bisnis. Sebab Kamu  belum punya bisnis yang sudah berjalan, maka untuk mengajukan pinjaman Kamu  harus memperlihatkan rencana bisnis Kamu  ke depannya. Dalam rencana bisnis tersebut bisa dituangkan dalam model bisnis yang jelas serta bentuk bisnisnya seperti apa, siapa target marketnya, peluang pasarnya bagaimana, dan kapan estimasi bisa balik modal.

Rencana bisnis inilah yang akan Kamu  jual ke pembeli modal untuk bisa meyakinkan mereka supaya  memberikan pinjaman ke Kamu .

Umumnya pihak pemberi modal akan melihat sisi keuangan, seperti estimasi profit bisnis Kamu . Dari situ maka akan bisa terlihat berapa nominal modal yang sesuai untuk diberikan. Jadi sangat penting bagi Kamu  untuk membuat business plan yang matang. Karena kalau rencana bisnis saja masih belum matang, pihak pemberi modal juga akan ragu memberikan Kamu  modal usaha.

2. Memiliki Tujuan Yang Jelas

Pentingnya visi dan misi dalam bisnis

Ingat, pinjaman modal yang ingin Kamu  dapatkan ini hanya untuk urusan permodalan bisnis saja, bukan untuk kebutuhan lainnya apalagi urusan pribadi. Dan perlu dispesifikan terkait penggunaannya. Apakah digunakan untuk membeli alat produksi, atau untuk membeli bahan produksi, atau kebutuhan pemasaran dan lainnya.

Tujuannya harus jelas di awal.

Bila telah memiliki suatu tujuan yang jelas, maka Pada saat nanti sudah mendapatkan pinjaman modal tidak perlu bingung lagi untuk dibelanjakan apa. Dan ini juga akan efektif dalam mengelola modal yang ada. Jangan sampai modal bisnis terkikis oleh pembelanjaan yang tidak jelas. Sehingga akhirnya malah modal tak bisa efektif dan efisien serta tidak bisa digunakan dengan baik untuk mengembangkan bisnisnya.

Tujuan penggunaan modal bisnis ini nanti juga perlu disampaikan ke pemberi modal, supaya  mereka lebih yakin dalam memberikan pinjaman modal. Selain itu mereka juga bisa memantau penggunaan modal yang sudah dikeluarkan.

3. Menentukan Jumlah Pinjaman

Tentukan jumlah pinjaman

Bila ingin mengajukan pinjaman modal, tentu harus tahu berapa jumlah pinjaman yang ingin diajukan. Selain itu, dalam menentukan jumlah pinjaman tersebut, tentu tidak bisa sembarangan. Jumlah pinjaman ini harus disesuaikan dengan kebutuhan. Maka dari itu tadi dibutuhkan tujuan yang jelas, akan digunakan untuk apa modalnya nanti. Sehingga pada saat sudah punya tujuan, maka akan bisa memprediksi nominalnya.

Maka dari itu, kamu jangan hanya sekadar menentukan jumlah pinjaman yang nominalnya besar, dan belum tahu kebutuhannya. Sebab  soal besaran pinjaman modal ini cukup sensitif. Kalau kurang, tentu hasilnya juga tidak bagus untuk perkembangan bisnis. Bila pinjaman itu berlebih, maka  akan membuat berat pada saat  melunasinya nanti.

Di sinilah perlunya riset. Riset sangat diperlukan untuk menentukan besaran pinjaman yang diinginkan. Kamu  bisa melakukan riset sesuai dengan kebutuhan yang akan dicover dengan modal pinjaman nanti.

4. Mencari Sumber Dana Yang Tepat

Hati-hati memilih sumber pinjaman

Jangan sembarangan dalam mengajukan pinjaman modal. Sekarang ini banyak sekali instansi atau perusahaan permodalan yang justru mereka sendiri yang menawarkan modal ke Kamu . Nah, di sini Kamu  perlu cermat. Jangan hanya melihat syaratnya yang mudah saja, tetapi lihat juga bagaimana kredibilitas perusahaannya. Selain itu lihat juga bunga cicilannya berapa, apakah tenor fleksibel atau tidak.

Salah mencari sumber dana juga dapat mengakibatkan Kamu  sulit dalam melunasi pinjaman. Bahkan bisa saja Kamu  rugi besar karena salah memilih sumber pinjaman.

Untuk itu, kamu jangan  hanya bergantung pada bank atau perusahaan sejenis, sebab sumber pinjaman bisa didapatkan dengan banyak cara di era sekarang ini. Kamu  bisa mencoba untuk mencari investor P2P (peer-to-peer), biasanya ini bukanlah lembaga keuangan dan berupa individu atau kelompok. P2P ini umumnya lebih mudah syaratnya dan tentunya menawarkan bunga yang lebih rendah. Nah, Itulah beberapa cara yang perlu Kamu  lakukan jika ingin mencari pinjaman modal untuk memulai usaha. Apabila Kamu  sudah mendapatkan modal, pastikan untuk totalitas dalam mengelolanya. Tantangan bisnis pasti ada, jangan sampai Kamu  lemah dan tidak bisa bangkit dalam mengelolanya. Sebesar apapun modal bisnis yang Kamu  dapatkan nanti, Kamu  punya kewajiban untuk mengembalikannya.


Like it? Share with your friends!

Bamz

Founder & CEO PT. Inspira Kreasi Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang kreatif dan teknologi. Seorang praktisi dan konsultan Internet Marketing.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *